Berani berubah untuk hidup yang lebih baik
Halaman 126-130
-Setiap kejadian dan kesalahan yang dimaafkan akan me- munculkan pemikiran positif, sebab individu yang selalu memaafkan tentu selalu menanggapi segala hal dengan positif. Orang yang pemaaf senantiasa memandang pe- ristiwa dan kesalahan dari sudut pandang keuntungan, sedangkan orang yang pendendam, pembenci, dan se- lalu berpikir negatif tentang suatu peristiwa hanya me- mandangnya dari sudut kerugian.
Memaafkan sesuatu dan memandang dari sudut positif akan membantu seseorang untuk memperbaiki diri sen- diri. Keikhlasan yang dihasilkan dari memaafkan akan me- ringankan beban hidup. Ketika beban hidup terasa ringan, pikiran pun menjadi segar. Dengan pikiran yang segar, pemikiran akan menjadi positif bila diimbangi dengan kegiatan,pola pikir,dan kehidupan yang sehat.
-Kebahagiaan dihasilkan oleh kondisi tubuh yang sehat. Memang, kita juga dapat bahagia ketika menderita pe- nyakit. Namun, ketika kondisi tubuh tidak baik-baik saja, kita cenderung mengeluh.
Seperti yang sudah dijelaskan pada subbab "memaafkan
dapat menenteramkan jiwa", memaafkan juga dapat me- ningkatkan kesehatan tubuh.
-Memendam kebencian dan dendam dapat memicu ke- tidakstabilan tekanan darah. Hal ini terjadi akibat kere- sahan dan kecemasan saat marah yang memicu detak jantung. Sebaliknya, jika kita bersabar dan berhasil me- maafkan, tekanan darah dalam tubuh dan detak jantung dapat distabilkan kembali, sehingga sistem peredaran darah menjadi normal dan kesehatan tubuh dapat stabil, bahkan meningkat.
-Bila kita melakukan kesalahan atau menerima kesalahan dari orang lain, sebaiknya kita mencari tahu penyebab terjadinya kesalahan tersebut. Namun, kita justru selalu terpikir pada kesalahan yang telah dilakukan atau di- terima. Alhasil, kita menjadi mudah stres dan depresi.
Perkembangan tomat 🍅
Hi, seperti biasa hari ini tomat ku tumbuh dengan subur,saya setiap pagi selalu memindahkan nya di bawah sinar matahari biar sehat dan tidak lupa menyiramnya dengan air.
Afirmasi
Aku manusia bahagia, dewasa, disiplin, baik, cerdas, pintar.
Refleksi
Di hari Rabu malam ini, kelompok P5 kami mengadakan pertemuan di kelas 12 IPS 2. Pertemuannya sebentar namun berkesan. Kami mengingat kembali dari awal kami memulai kegiatan P5 sampai akhirnya di hari ini kami masih bersama dengan kelompok P5. Dan setelah mengumpulkan afirmasi, kami langsung saja pulang. Aku pun pulang ke rumah lalu istirahat karena hari ini aku tidak ada acara yang lain.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar